Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN. CO. ID –  NEW YORK. Pejabat AS mengungkapkan, hari-hari pertama peluncuran vaksin Covid-19 Pfizer Inc telah mengalami hambatan tak terduga. Salah satunya ialah sejumlah vaksin yang disimpan dalam suhu terlalu dingin. Selain tersebut, Pfizer melaporkan potensi tantangan pada produksi vaksinnya.

Mengutip Reuters, taat Jenderal Angkatan Darat AS Gustave Perna, setidaknya dua baki ukuran vaksin Covid-19 yang dikirim di California perlu diganti setelah guru penyimpanannya turun di bawah kurang 80 Celcius (minus 112 Fahrenheit). Vaksin Pfizer, yang dibuat dengan mitra BioNTech SE, seharusnya disimpan pada suhu sekitar minus 70C.

Para pejabat sedang menyelidiki apakah menyimpan vaksin pada suhu yang terlalu dingin menimbulkan risiko ketenangan atau kemanjuran, katanya.

Selain tersebut, menurut Menteri Kesehatan dan Servis Kemanusiaan A. S. Alex Azar, Pfizer juga telah melaporkan kira-kira masalah produksi.

Membaca Juga: Perusahaan China bakal impor vaksin buatan Pfizer-BioNTech

“Kami akan memastikan bahwa dengan mekanisme apa pun, kami memberikan dukungan sempurna kepada mereka untuk memastikan kalau mereka dapat memproduksi untuk rakyat Amerika, ” kata Azar.

Pfizer tidak segera menanggapi permintaan tinjauan. Namun, Kepala Eksekutif Pfizer Albert Bourla mengatakan kepada CNBC awal pekan ini bahwa perusahaan tersebut meminta pemerintah AS untuk memakai Undang-Undang Produksi Pertahanan untuk menggali beberapa “pembatasan pasokan kritis, ” terutama di beberapa komponen. Dia tidak memberikan rincian lebih sendat.

Baca Juga: Gratis vaksin corona, Jokowi akan jadi orang pertama dengan divaksinasi

Roman, tidak dijelaskan apa tantangan manufaktur spesifik itu.


. bg-color-linkedin background-color: #0072b1; /*artikel selanjutnya popup */. article__flex position: fixed;bottom: 60px;z-index: 9;display: -ms-flexbox;display: flex; background: #fff;box-shadow: 0 0 6px rgba(0,0,0,.2);flex-wrap: nowrap; border-radius: 5px;overflow: hidden;height: 70px;. article__box flex-grow: 1;position: relative; width: calc(100% – 70px);padding: 15px 15px 0 10px;display: -ms-flexbox; display: flex;flex-wrap: wrap;align-items: center;align-content: center;. article__img img. imej width: 90px !important; height: 70px !important; object-fit: cover; . article__subtitle position: absolute;top: 10px;left: 10px;display: block; width: calc(100% – 80px);overflow: hidden;font-size: 10px;line-height: 1;color: #2a2a2a;. article__title a. article__link display: block; font-family: Roboto,sans-serif; line-height: 1.3; color: black; letter-spacing: 0px;. article__title a: hover color: #f38d21;. article__title display: block;font-size: 14px;font-weight: 700;color: #000; height: auto;max-height: 37px;overflow: hidden;. showHide display:none; @media only screen and (min-width: 800px) .article__flexbottom: 99px; max-width: 607px; height: 85px; .article__subtitle font-size: 12px; .article__title display: block;font-size: 18px;max-height: none; .article__img img.imejwidth: 110px !important; height: 85px !important; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; /*END OF- tulisan selanjutnya popup */

<! —

–> <! —

Video Pilihan gong9deng –>
<! —

VAKSIN CORONA

gong9deng –>