Jalani Protokol 3M, Tim Jaksa Tuntaskan Kasus Mega Korupsi Jiwasraya

KONTAN. CO. ID porakporanda JAKARTA.   Tidak lah mudah menjalankan tugas jaksa pada era pandemi ini. Selain dituntut menyelesaikan tugas sebaik-baiknya, jaksa pula harus mampu membentengi dirinya lantaran penyebaran virus corona (Covid-19).

Di menjalankan tugas kesehariannya, jaksa perkara langsung dengan berbagai pihak. Itu yakni mulai dari penyidik kepolisian, saksi, tersangka, pengacara, hakim, panitera dan juga media.

Efek terpapar virus, tentu cukup gede, mengingat tingginya mobilitas seorang jaksa. “Oleh karena itu, pimpinan saya Jaksa Agung, sejak awal sudah menginstruksikan agar kami semua mensukseskan program 3M (menggunakan masker, membasuh tangan, dan menjaga jarak), ” tutur Bima Suprayoga, Kasubdit Aksi Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang Direktorat Penuntutan TANDA PIDSUS Kejaksaan Agung, kepada KONTAN, Sabtu (24/10).

Bima menyatakan tingginya risiko terpapar bukan alasan mereka menjadi takut, namun juga tak lantas menjadi takabur.

“Kuncinya adalah dengan melaksanakan protokol kesehatan, tidak untuk kami saja, tetapi buat masyarakat dan utamanya keluarga kami, ” ujar Bima yang pula menjadi ketua tim jaksa penuntut kasus mega korupsi PT Asuransi Jiwasraya ini.

Di kejaksaan, lanjut Bima, mereka disediakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Protokol 3M tentu saja sudah menjadi hal wajib di lingkungan kejaksaan.  

Namun Bima tak memungkiri, kewaswasan tim kejaksaan muncul saat besar terdakwa kasus Jiwasraya, yakni Heru Hidayat dan Benny Tjokrosaputro, dinyatakan positif Covid-19. Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pula sempat lockdown selama dua pekan.

“Kami harus mengawal para terdakwa, membawa ke rumah sakit, menjaganya. Ketakutan tidak dipungkiri ada, namun itu adalah tugas negara, ” kenang Bima. Berkali-kali, tim jaksa mewujudkan tes swab untuk memastikan dirinya tidak terpapar atau memaparkan pada orang lain. Bersyukur, Bima dan anggota tim yang terdiri dari 30 orang jaksa, dinyatakan minus.  

Jadwal sidang yang kala sampai larut malam, juga adalah tantangan tersendiri. Karena esok harinya, para jaksa ini sudah harus siap menghadiri sidang perkara lainnya.

Menjaga kebugaran tubuh, sudah positif menjadi hal penting selain menerapkan protokol 3M. “Utamanya berdoa dan meminta doa dari orang tua. Selain itu, saya terbiasa meminum air rebusan air jahe ditambah jeruk nipis dan madu, serta tentunya mengkonsumsi makanan bergizi, ” pungkas Bima memberikan kiatnya biar tetap bugar.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

 

gong2deng –>

Editor: Yuwono triatmojo