Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

Sumber: Reuters | Editor: Handoyo.

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA . Polisi Myanmar melepaskan tembakan pada hari Minggu tempat protes terhadap pemerintahan militer, menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai beberapa lainnya pada hari kedua penumpasan demonstrasi di seluruh negeri, kata seorang dokter & seorang politisi.

Myanmar berada dalam kekacauan sejak tentara merebut kekuasaan serta menahan pemimpin pemerintah terpilih Aung San Suu Kyi dan sebagian besar kepemimpinan partainya pada 1 Februari, menuduh adanya kecurangan dalam pemilihan November yang dimenangkan partainya secara telak.

Kudeta, yang menghentikan langkah tentatif Myanmar menuju demokrasi setelah hampir 50 tahun pemerintahan militer, telah menarik ratusan ribu orang ke ulama dan kecaman dari negara-negara Barat. Polisi melepaskan tembakan di berbagai bagian praja utama Yangon setelah tembakan gas air mata rusak membubarkan massa.

Seorang pria dibawa ke sendi sakit dengan luka arah di dada dan wafat, kata seorang dokter dalam rumah sakit yang menodong untuk tidak disebutkan namanya. Media Mizzima juga melaporkan kematian tersebut.

Baca Juga: Demonstran Myanmar marah: Indonesia, jangan mendukung diktator!

Polisi juga melepaskan tembakan di kota selatan Dawei, menewaskan satu orang & melukai beberapa lainnya, kata politisi Kyaw Min Htike kepada Reuters dari kota itu. Media Dawei Watch juga mengatakan setidaknya mulia orang tewas dan bertambah dari selusin luka-luka.

Polisi dan juru cakap dewan militer yang berpengaruh tidak menanggapi panggilan telepon yang meminta komentar. Petugas juga menindak protes habis-habisan di kota kedua Mandalay dan di kota timur laut Lashio, kata penduduk di sana.

Pemimpin Junta Jenderal Min Aung Hlaing mengatakan pekan semrawut pihak berwenang menggunakan gaya minimal untuk menangani protes. Namun demikian, setidaknya lima pengunjuk rasa tewas di kekacauan itu. Tentara mengutarakan seorang polisi telah mati.

Tindakan keras tersebut tampaknya menunjukkan tekad militer untuk memaksakan otoritasnya di dalam menghadapi pembangkangan yang menggembung, tidak hanya di jalanan tetapi lebih luas teristimewa di berbagai bidang bagaikan layanan sipil, pemerintahan tanah air, peradilan, sektor pendidikan & kesehatan, serta media.

 


. bg-color-linkedin background-color: #0072b1;

<! —

–> <! —

Video Pilihan gong9deng –>
<! —

MYANMAR

gong9deng –>