Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memandang pentingnya upaya global yang terkoordinasi dengan baik untuk memajukan pemulihan ekonomi serta memajukan inklusivitas dalam pengembangan ekonomi dan sektor keuangan dengan berwawasan lingkungan.

Kejadian ini dikemukakan dalam rangkaian pertemuan musim semi IMF-World Bank yang digelar dengan virtual pada 1-8 Maret 2021 yang dihadiri oleh Gubernur BI dan Gajah Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Menurut BI, pemulihan ekonomi global menghadapi sejumlah faktor risiko, antara lain, jalan kembali merebaknya pandemi, pengetatan kondisi keuangan global, pengaruh ekonomi dari pandemi yang berlangsung lama, munculnya permasalahan sosial, meningkatnya bencana dunia, serta risiko geopolitik.  

“Dalam menghadapi risiko tersebut, IMF menyarankan agar respons kebijakan disesuaikan dengan kondisi dan perkembangan ekonomi di masing-masing negara. Dalam tahap keluar dari kritis, upaya perlu difokuskan di pengeluaran di sektor kesehatan, dukungan fiskal yang bertemu target, kebijakan moneter akomodatif, dan memantau risiko kepada stabilitas sektor keuangan, ” ujar Perry seperti dikutip dari keterangan tertulis Sabtu (10/4).

Baca Juga: Perry Warjiiyo sentil bank-bank swasta untuk turunkan suku bunga kredit

Selanjutnya, di tahap menjaga pemulihan  upaya perlu difokuskan pada penambahan kapasitas produktif dan insentif untuk alokasi sumber daya yang efisien.  

Sementara itu, untuk masa panjang upaya perlu difokuskan pada penguatan kerja sepadan internasional, reformasi kerangka kecendekiaan, serta penanganan perubahan iklim.

IMF memproyeksikan perekonomian global tumbuh 6, 0% pada 2021, kemudian menemui moderasi pertumbuhan ke 4, 4% pada 2022.  
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kebijakan di kurang negara maju dan berlangsungnya program vaksinasi di berbagai negara.  

Ke depan, IMF menyatakan bahwa perkembangan ekonomi akan penuh dipengaruhi oleh perkembangan pandemi, respons kebijakan yang diterapkan ( policy actions ), perkembangan zona keuangan dan harga produk global, serta kapasitas ekonomi untuk melakukan penyesuaian kepada berbagai tantangan di sektor kesehatan.
 
Dalam pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Pokok negara G20, secara ijmal negara G20 berkomitmen untuk mendukung pemulihan ekonomi global, mengatasi ketimpangan, meningkatkan ketahanan sistem keuangan serta mendorong pemulihan ekonomi yang berwawasan lingkungan.  

Pada hal ini, Gubernur Bank Indonesia mendukung upaya global untuk memperkuat resiliensi zona keuangan dengan memperhatikan memperlawankan karakteristik di setiap negeri serta menyampaikan perlunya kehati-hatian dalam melakukan asesmen penarikan dukungan kebijakan untuk memitigasi risiko penarikan dukungan kecendekiaan yang terlalu cepat.

 

DONASI, Mampu Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah temperamen kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan berguna.

Sebagai pepatah terimakasih atas perhatian Kamu, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

. bg-color-linkedin background-color: #0072b1;

<! —

–> <! —

Video Pilihan gong9deng –> <! — prev ivs script

gong9deng –>
<! —

BANK NUSANTARA / BI

gong9deng –>