Jackpot hari ini Result Sidney 2020 – 2021.

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN. CO. ID – JAKARTA . Platform remitansi, Wise, dalam studinya menyebut, tingginya biaya pengiriman uang ke luar negeri menjadi tantangan bagi pengirim uang dalam Indonesia. Sebanyak 70% pengirim melaporkan biaya tinggi menjelma salah satu kesulitan terbesar yang mereka hadapi serta 89%  melaporkannya sebagai muatan.

Survei independen dengan dilakukan oleh Jajak Teori (JAKPAT) untuk Wise juga menunjukkan beberapa kesulitan istimewa saat konsumen Indonesia melayani transfer uang ke asing negeri. Meliputi proses transfer yang lambat, khususnya dalam menunggu kiriman uang tiba di negara tujuan, dengan dikeluhkan sebanyak 77% responden.

Lalu tidak nyamannya jalan transfer, khususnya karena kudu bepergian ke kantor wujud selama jam kerja dan proses verifikasi identitas yang disampaikan 75% responden. Dan rendahnya transparansi biaya memindahkan yang dikeluhkan sebanyak 71% responden survei tersebut.

Baca Selalu: Bisnis remitansi BNI masih bisa stabil pada tahun lalu

Faktor-faktor ini mempengaruhi kemampuan konsumen untuk transfer uang ke luar negeri. Sebanyak 58% responden mengatakan, mereka harus mengurangi jumlah uang yang mereka rencanakan untuk dikirim karena adanya biaya tambahan. Ada 43% responden mengadukan bahwa mereka membatalkan transfer uang ke luar daerah karena kesulitan yang itu hadapi.

Kecepatan & transparansi biaya transfer selalu muncul sebagai dua sifat yang paling banyak diharapkan oleh responden. Sebanyak 95% responden mengidentifikasi bahwa kecepatan merupakan faktor yang istimewa.

Sementara 93% responden menginginkan adanya detail yang jelas antara biaya transfer uang dan nilai ceroboh uang yang digunakan. Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa meskipun biaya adalah hambatan utama bagi konsumen Indonesia, namun kejelasan mengenai biaya dengan mereka bayarkan juga sangat penting.

“Survei itu menunjukkan bahwa biaya mulia, transfer uang yang lambat, dan proses yang rumit menjadi beban bagi konsumen Indonesia dalam transfer uang ke luar negeri, apalagi bagi mereka yang menetapkan mengirim uang secara rutin. Dari data kami, hampir enam puluh persen responden menggunakan jasa remitansi buat transfer uang kepada tim atau pasangan mereka, ” ujar Head of Indonesia Expansion Wise, Elian Ciptono, mengatakan dalam keterangan tertulis pada Rabu (7/4).

Hasil survei memperlihatkan asosiasi Indonesia mencari layanan memindahkan uang yang lebih mungkin, lebih cepat, hemat bea dan lebih transparan, terutama saat ini, ketika konsumen juga dihadapkan pada pandemi global.

Ia membicarakan Wise mengumumkan peluncuran pengiriman uang internasional dengan imbalan yang murah dan lekas dari Indonesia pada November tahun lalu sebagai TransferWise. Layanan ini juga ada di Android, iOS, & web, yang menawarkan manfaat berikut kepada pelanggannya.

Elian mengklaim, Wise lebih murah 2, 5 kala dibandingkan biaya transfer lewat Bank atau penyedia kebaikan lainnya. Lebih dari 30% transaksi pengiriman uang muncul di negara tujuan dalam waktu kurang dari 20 detik.

Selain tersebut, pengiriman uang lewat Wise 100% dilakukan secara online. Mulai dari tahap testimoni, hingga penyelesaian transaksi, segenap dilakukan tanpa perlu keluar dari  rumah dan terang. Juga memiliki cakupan ijmal ke lebih dari 80 negara di dunia, tercatat SIngapura, Malaysia, Australia, Jepang, Amerika Serikat dan Inggris.

Untuk mengirim uang dari Indonesia ke asing negeri, Wise bekerja sama dengan Instamoney sebagai teman lokal. Instamoney, bagian dari grup Xendit, sudah memperoleh lisensi dan diawasi sebab Bank Indonesia.

 

 

SUMBANGAN, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menaikkan semangat kami untuk menghadirkan artikel-artikel yang berkualitas serta bermanfaat.

Jadi ungkapan terimakasih atas menggubris Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

. bg-color-linkedin background-color: #0072b1;

<! —

–> <! —

Video Pilihan gong9deng –> <! — prev ivs script

gong9deng –>
<! —

REMITANSI

gong9deng –>